Let's read together

Pendidikan Informal: Pengertian, Ciri-ciri & Contohnya

Pendidikan Informal

Pengertian Pendidikan Informal

Apa yang dimaksud dengan pendidikan informal? Pengertian pendidikan informal adalah sebuah pendidikan yang laksanakan di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, dimana kegiatan belajarnya ini dapat dilakukan secara mandiri.

Jalur pendidikan informal ini diberikan kepada setiap individu sejak lahir dan sepanjang hidupnya, baik melalui keluarga ataupun lingkungan masyarakat. Jalur pendidikan ini bisa menjadi dasar untuk membentuk kebiasaan, watak, dan perilaku seseorang di masa yang akan datang.

Tujuan & Manfaat Pendidikan Informal

Mengacu pada pengertian pendidikan informal di atas, fungsi dan peranan utama dari pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang yang mau mempelajarinya.

Berikut adalah beberapa tujuannya

  1. Dapat membantu meningkatkan hasil belajar anak, baik pendidikan formal maupun non formal.
  2. Mengontrol dan memotivasi anak agar lebih semangat belajar.
  3. Membantu pertumbuhan fisik dan mental anak.
  4. Dapat membentuk kepribadian anak.
  5. Memotivasi anak agar dapat mengembangkan potensi atau bakat yang dimilikinya.
  6. Membantu setiap anak didik agar lebih mandiri dan mampu memecahkan masalah yang dihadapinya.

Dari penjelasan singkat di atas, kita menyadari bahwa peran keluarga, khususnya orang tua, sangat besar terhadap pertumbuhan seorang anak. Artinya, orang tua akan selalu terlibat dalam proses pembelajaran seorang anak sepanjang hidupnya.

Berikut adalah fungsi dan perananan orang tua dalam proses belajar anak;

  1. Orang tua sebagai pendidik anak yang paling penting dan utama
  2. Orang tua sebagai pembimbing
  3. Orang tua sebagai teladan
  4. Orang tua sebagai pengontrol
  5. Orang tua sebagai fasilitator
  6. Orang tua sebagai motivator
  7. Orang tua sebagai inovator

Ciri-Ciri Pendidikan Informal

Suatu jalur pendidikan dapat kita kenali dengan memperhatikan karakteristiknya. Adapun ciri-ciri pendidikan informal adalah sebagai berikut;

  • Tidak terdapat persyaratan khusus yang harus dilengkapi.
  • Peserta didik tidak perlu mengikuti ujian tertentu.
  • Proses pendidikan dilakukan oleh keluarga dan lingkungan.
  • Tidak terdapat kurikulum tertentu yang harus dijalankan.
  • Tidak terdapat jenjang dalam proses pendidikannya.
  • Proses pendidikan dilakukan secara terus menerus tanpa mengenal ruang dan waktu.
  • Orang tua merupakan guru bagi anak didik.
  • Tidak terdapat manajemen yang jelas dalam proses pembelajaran.

Seperti yang disebutkan pada penjelasan di atas, bahwa proses penyelenggaraan pendidikan ini dilakukan oleh keluarga dan lingkungan.

Contoh Pendidikan Informal

  • Pendidikan budi pekerti
  • Pendidikan agama
  • Pendidikan etika
  • Penddidikan sopan santun
  • Pendidikan moral
  • Sosialisasi dengan lingkungan

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More