Pengertian Apa Itu Pendidikan Karakter?

Pendidikan Karakter

Pengertian Pendidikan Karakter

Pengertian pendidikan karakter adalah suatu cara dilakukannya penanaman nilai-nilai karakter kepada peserta didik di sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan sebuah tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tsb. Pendidikan karakter ini dapat dimaknai sebagai “the deliberate use of all dimensions of school life to foster optimal character development”.

Dalam melaksanakan pendidikan karakter di sekolah, semua komponen yang ada harus dilibatkan, termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri, yaitu kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah, pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler, pemberdayaan sarana prasarana, pembiayaan, dan ethos kerja seluruh warga sekolah/lingkungan.

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut David Elkind & Freddy Sweet Ph.D. (2004).

Pendidikan karakter adalah usaha yang disengaja untuk membantu orang mengerti, peduli, dan bertindak atas nilai etika inti. Ketika kita memikirkan jenis karakter yang kita inginkan untuk anak-anak kita, jelas bahwa kita ingin mereka bisa menilai apa yang benar, sangat berharga tentang apa yang benar, dan kemudian lakukan apa yang mereka percaya untuk benar, bahkan dalam menghadapi tekanan dari tanpa dan godaan dari dalam.

Pengertian Pendidikan Karakter Menurut T. Ramli (2003),

Pada dasarnya pendidikan karakter memiliki makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Tujuan utamanya adalah membentuk kepribadi anak, supaya menjadi manusia yang lebih baik. Oleh karena itu, hakikat dari pendidikan karakter di Indonesia adalah pedidikan tentang nilai-nilai, yaitu Pendidikan nilai-nilai leluhur yang berasal dari budaya bangsa Indonesia itu sendiri, dalam rangka membina kepribadian generasi muda yang lebih baik lagi di setiap tahunnya.

Pendidikan karakter sendiri berpijak dari karakter dasar manusia tsb, yang beradal dari nilai-nilai moral universal (bersifat absolut) yang beras dari agama dan juga bisa disebut sebagai the golden rule. Pendidikan karakter sendiri dapat memiliki tujuan yang pasti, apabila berpedoman dari nilai-nilai karakter dasar tersebut. Contohnya : rasa cinta kepada Allah dan semua ciptaann-Nya, bertanggung jawab, berperilaku jujur, hormat dan santun kepada orang lain, kasih sayang, peduli terhadap sesama, dan kerjasama (gotong royong), memiliki rasa percaya diri, kreatif, bekerja keras, dan pantang menyerah.

Penyelenggaraan pendidikan karakter di sekolah harus berpijak kepada nilai-nilai karakter dasar yang ada dan sudah di tetapkan, dan selanjutnya harus dikembangkan menjadi nilai-nilai yang lebih banyak atau lebih tinggi yang bersifat tidak absolut atau bersifat relatif sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan lingkungan sekolah itu sendiri.

Berdasarkan pembahasan singkat di atas dapat kita simpulkan bahwa pendidikan karakter merupakan salah satu upaya yang dirancang dan harus dilaksanakan secara sistematis untuk membantu para peserta didik dalam memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan langsung dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan sekitar, dan sikap, kebangsaan yang terwujud dalam pikiran seseorang, perasaan, perkataan, dan perbuatan yang terpuji berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya sekitar, dan nilai dari adat istiadat.